<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>dedekhendrianto&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://sejahtera8.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sejahtera8.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com site</description>
	<lastBuildDate>Sun, 25 Jul 2010 04:12:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sejahtera8.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>dedekhendrianto&#039;s Blog</title>
		<link>http://sejahtera8.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sejahtera8.wordpress.com/osd.xml" title="dedekhendrianto&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sejahtera8.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kisah Nabi Idris AS Melihat Surga dan Neraka</title>
		<link>http://sejahtera8.wordpress.com/2010/07/24/kisah-nabi-idris-as-melihat-surga-dan-neraka/</link>
		<comments>http://sejahtera8.wordpress.com/2010/07/24/kisah-nabi-idris-as-melihat-surga-dan-neraka/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 14:28:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedek hendrianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sejahtera8.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Setiap hari Malaikat Izrael dan Nabi Idris beribadah bersama. Suatu kali, sekali lagi Nabi Idris mengajukan permintaan. “Bisakah engkau membawa saya melihat surga dan neraka?” “Wahai Nabi Allah, lagi-lagi permintaanmu aneh,” kata Izrael. Setelah Malaikat Izrael memohon izin kepada Allah, dibawanya Nabi Idris ke tempat yang ingin dilihatnya. “Ya Nabi Allah, mengapa ingin melihat neraka? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sejahtera8.wordpress.com&amp;blog=14848898&amp;post=9&amp;subd=sejahtera8&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<p><a href="http://www.sufiz.com/"><img title="sorga-neraka" src="http://www.sufiz.com/wp-content/uploads/2009/05/sorga-neraka-300x225.jpg" alt="sorga-neraka" width="300" height="225" /></a></p>
<p>Setiap hari Malaikat Izrael dan <a href="http://www.sufiz.com/kisah-nabi/nabi-idris-as-manusia-pertama-yang-menulis-dengan-pena-1.html">Nabi Idris</a> beribadah bersama. Suatu kali, sekali lagi Nabi Idris mengajukan permintaan. “Bisakah engkau membawa saya melihat surga dan neraka?”</p>
<p>“Wahai Nabi Allah, lagi-lagi permintaanmu aneh,” kata Izrael.</p>
<p>Setelah Malaikat Izrael memohon izin kepada Allah, dibawanya Nabi Idris ke tempat yang ingin dilihatnya.</p>
<p>“Ya Nabi Allah, mengapa ingin melihat neraka? Bahkan para Malaikat pun takut melihatnya,” kata Izrael.</p>
<p>“Terus terang, saya takut sekali kepada Azab Allah itu. Tapi mudah-mudahan, iman saya menjadi tebal setelah melihatnya,” Nabi Idris menjelaskan alasannya.</p>
<p>Waktu mereka sampai ke dekat neraka, <a href="http://www.sufiz.com/tag/nabi-idris">Nabi Idris</a> langsung pingsan. Penjaga neraka adalah Malaikat yang sangat menakutkan. Ia menyeret dan menyiksa manusia-manusia yang durhaka kepada Allah semasa hidupnya. <a href="http://www.sufiz.com/kisah-nabi/kisah-nabi-idris-as-dengan-malaikat-pencabut-penyawa-2.html">Nabi Idris tidak sanggup menyaksikan berbagai siksaan yang mengerikan itu</a>. Api neraka berkobar dahsyat, bunyinya bergemuruh menakutkan, tak ada pemandangan yang lebih mengerikan dibanding tempat ini.</p>
<blockquote><p>Dengan tubuh lemas Nabi Idris meninggalkan tempat yang mengerikan itu. Kemudian Izrael membawa Nabi Idris ke surga. “Assalamu’alaikum…” kata Izrael kepada Malaikat Ridwan, Malaikat penjaga pintu surga yang sangat tampan.</p></blockquote>
<p>Wajah Malaikat Ridwan selalu berseri-seri di hiasi senyum ramah. Siapapun akan senang memandangnya. Sikapnya amat sopan, dengan lemah lembut ia mempersilahkan para penghuni surga untuk memasuki tempat yang mulia itu.</p>
<p>Waktu melihat isi surga, Nabi Idris kembali nyaris pingsan karena terpesona. Semua yang ada di dalamnya begitu indah dan menakjubkan. Nabi Idris terpukau  tanpa bisa berkata-kata melihat pemandangan sangat indah di depannya. “Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah…” ucap Nabi Idris beulang-ulang.</p>
<p>Nabi Idris melihat sungai-sungai yang airnya bening seperti kaca. Di pinggir sungai terdapat pohon-pohon yang batangnya terbuat dari emas dan perak. Ada juga istana-istana pualam bagi penghuni surga. Pohon buah-buahan ada disetiap penjuru. Buahnya segar, ranum dan harum.</p>
<p>Waktu berkeliling di sana, Nabi Idris diiringi pelayan surga. Mereka adalah para bidadari yang cantik jelita dan anak-anak muda yang amat tampan wajahnya. Mereka bertingkah laku dan berbicara dengan sopan.</p>
<blockquote><p>Mendadak Nabi Idris ingin minum air sungai surga. “Bolehkah saya meminumnya? Airnya kelihatan sejuk dan segar sekali.”</p></blockquote>
<p>“Silahkan minum, inilah minuman untuk penghuni surga.” Jawab Izrael. Pelayan surga datang membawakan gelas minuman berupa piala yang terbuat dari emas dan perak. <a href="http://www.sufiz.com/tag/kisah-nabi-idris-as">Nabi Idris</a> pun minum air itu dengan nikmat. Dia amat bersyukur bisa menikmati air minum yang begitu segar dan luar biasa enak. Tak pernah terbayangkan olehnya ada minuman selezat itu. “Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah,” Nabi Idris mengucap syukur berulang-ulang.</p>
<p>Setelah puas melihat surga, tibalah waktunya pergi bagi Nabi Idris untuk kembali ke bumi. Tapi ia tidak mau kembali ke bumi. Hatinya sudah terpikat keindahan dan kenikmatan surga Allah.</p>
<p>“Saya tidak mau keluar dari surga ini, saya ingin beribadah kepada Allah sampai hari kiamat nanti,” kata Nabi Idris.</p>
<p>“Tuan boleh tinggal di sini setelah kiamat nanti, setelah semua amal ibadah di hisab oleh Allah, baru tuan bisa menghuni surga bersama para Nabi dan orang yang beriman lainnya,” kata Izrael.</p>
<p>“Tapi Allah itu Maha Pengasih, terutama kepada Nabi-Nya. Akhirnya Allah mengkaruniakan sebuah tempat yang mulia di langit, dan Nabi Idris menjadi satu-satunya Nabi yang menghuni surga tanpa mengalami kematian. Waktu diangkat ke tempat itu, Nabi Isris berusia 82 tahun.</p>
<p>Firman Allah:</p>
<blockquote><p>“Dan ceritakanlah Idris di dalam Al-Qur’an. Sesungguhnya ia adalah orang yang sangat membenarkan dan seorang Nabi, dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang tinggi.” (QS Al-Anbiya:85-86).</p></blockquote>
<p>***<br />
Pada saat Nabi Muhammad sedang melakukan perjalanan Isra’ Mi’raj ke langit, beliau bertemu Nabi Idris. “Siapa orang ini? Tanya Nabi Muhammad kepada Jibril yang mendampinginya waktu itu.</p>
<p>“Inilah Idris,” jawab Jibril. Nabi Muhammad mendapat penjelasan Allah tentang Idris dalam Al-Qur’an Surat Al-Anbiya ayat 85 dan 86, serta Surat Maryam ayat 56 dan 57.<br />
<em><br />
Sumber Bacaan: Alkisah Nomor 01 / 3-16 Januari 2005</em></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sejahtera8.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sejahtera8.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sejahtera8.wordpress.com&amp;blog=14848898&amp;post=9&amp;subd=sejahtera8&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sejahtera8.wordpress.com/2010/07/24/kisah-nabi-idris-as-melihat-surga-dan-neraka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e772162360def34cb1620786f07a5e4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sejahtera8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.sufiz.com/wp-content/uploads/2009/05/sorga-neraka-300x225.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sorga-neraka</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>20 KIAT PRAKTIS MENGHAFAL AL QUR’AN</title>
		<link>http://sejahtera8.wordpress.com/2010/07/24/20-kiat-praktis-menghafal-al-qur%e2%80%99an/</link>
		<comments>http://sejahtera8.wordpress.com/2010/07/24/20-kiat-praktis-menghafal-al-qur%e2%80%99an/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Jul 2010 12:52:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dedek hendrianto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Akhirat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sejahtera8.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[1- Niat Ikhlash (QS. 98;5), dan memahami keutamaan menghafal Al Qur’an.. Keikhlasan akan memunculkan semangat dan ketahanan seorang muslim dalam menjalankan setiap perintah Allah dengan maksimal. 2- Sungguh-sungguh/ mujahadah &#38; memiliki tekad (kemauan) yang kuat (QS.29;6&#38;69) 3- Sabar dan istiqomah (QS.47:31, 3;142, 46;13) 4- Yakin bahwa menghafal Al Qur’an adalah mudah ( QS. 54;15/22/32/ 40), [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sejahtera8.wordpress.com&amp;blog=14848898&amp;post=3&amp;subd=sejahtera8&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>
<div>
<div><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30723080&amp;op=1&amp;view=all&amp;subj=397326521924&amp;aid=-1&amp;auser=0&amp;oid=397326521924&amp;id=1243796489"><img src="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs551.snc3/30176_1292132303758_1243796489_30723080_469482_a.jpg" alt="" /></a></div>
</div>
<p>1- Niat Ikhlash (QS. 98;5), dan memahami keutamaan menghafal Al Qur’an.. Keikhlasan akan memunculkan semangat dan ketahanan seorang muslim dalam menjalankan setiap perintah Allah dengan maksimal.</p>
<p>2- Sungguh-sungguh/ mujahadah &amp; memiliki tekad (kemauan) yang kuat<br />
(QS.29;6&amp;69)</p>
<p>3- Sabar dan istiqomah (QS.47:31, 3;142, 46;13)</p>
<p>4- Yakin bahwa menghafal Al Qur’an adalah mudah  ( QS. 54;15/22/32/ 40),</p>
<p>5- Memperhatikan ada-adab membaca Al Qur’an (Membaca dengan tadabbur (berusaha memahami isinya) dan khusu’, Membaguskan bacaan (bacaan yang ideal dan sesuai tajwid), Menjaga kesucian dan kebersihan, dll)</p>
<p>6- Setiap hari harus ada waktu wajib khusus Al Qur’an. Dan konsisten terhadap waktu yang sudah kita tetapkan. Jika terpaksa dilanggar, maka maktu yang dilanggar harus dihitung hutang. Jika belajar atau menghafal Al Qur’an dengan prinsip “kalau sempat”, maka dijamin tidak akan berhasil.</p>
<p>7- Menetapkan target secara eksak sesuai kemampuan maksimal masing-masing yang memungkinkan untuk dicapai, baik dari segi jumlah yang mau dihafal maupun batas waktunya (harian, mingguan, bulanan, atau tahunan).misal : dalam waktu sekian harus dapat sekian (kalau perlu ditulis). Target tidak boleh abstrak ( misal : secukupnya, sedapatnya, seselesai-selesainy a, sebanyak-banyaknya, sekena-kenanya, sesempatnya, dsb)</p>
<p>8- Menghafal persurat atau perhalaman. Jika langsung per-ayat, umumnya akan mengalami kesulitan saat menyambung antar ayat.</p>
<p>9- Halaman/surat yang hendak dihafal, dibaca berulang-ulang sampai akrab dan memiliki gambaran utuh dengan halaman/surat tersebut, dengan konsentrasi penuh dan pandangan fokus. Jangan sampai teralihkan pada pikiran dan pandangan yang lain.</p>
<p>10- Membaca dengan tartil &amp; Tidak tergesa-gesa (QS.73;4, 75;16, 20;114). Membaca dengan cepat (tergesa-gesa) akan menjadikan hafalan mudah kacau.</p>
<p>11- Dengan suara yang lantang dan berusaha membaca dengan suara yang terbaik, karena akan lebih berkesan dan membekas di pikiran. Menghafal dengan suara yang pelan akan sulit memastikan benarnya bacaan, dan akan muncul keraguan saat dibaca dengan keras.</p>
<p>12- Setelah melakukan proses pada poin ke-9, 10, dan 11, baru kemudian menghafal satu ayat sampai lancar, kemudian lanjut ke ayat berikutnya. Kemudian diulang dari awal, lanjut lagi ke ayat berikutnya, dan seterusnya hingga selesai satu surat atau satu halaman yang menjadi target. (Tetap dengan tartil dan suara lantang. Walaupun sudah hafal, tidak boleh semakin cepat )</p>
<p>13- Mengulang surat atau hafalan yang baru dihafal minimal sepuluh kali dihari tersebut. Pastikan yang baru dihafal dipagi hari, sore masih hafal, atau sebaliknya.</p>
<p>14- Talaqqi dan memperdengarkan hafalannya kepada orang yang menguasai ilmu tajwid (QS.75;18), lebih utama jika orang tersebut juga hafal.</p>
<p>15- Banyak mengulang (muroja’ah) hafalan, dan tidak menambah hafalan baru sampai hafalan yang lama kuat. Rasulullah saw bersbada :´Jagalah Al Qur’an ini, demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, sengguh ia(hafalan Qur’an) lebih cepat lepasnya dari unta yang ditambatkan” (Muttafaqun ‘Alaih)</p>
<p>16- Menggunakan satu mushaf yang standart (mushhaf ‘Utsmani), karena saat menghafal, secara otomatis mata dan pikiran akan merekam letak ayat. Dan mengingat letak ayat, sangat membantu mengingat ayat.</p>
<p>17- Disiplin dalam memanfaatkan setiap waktu luang. Bagi penghafal Al Qur’an, ”menunggu adalah waktu yang sangat menyenangkan”</p>
<p>18- Menjauhi segala hal-hal yang sia-sia ( banyak ngobrol, banyak melamun, mendengar atau melihat hal yang sia-sia, dsb), lebih-lebih yang haram.(QS. 23:3, 25;72, 28;55). Rasulullah saw bersabda:” janganlah kalian banyak bicara tanpa dzikrullah, karena sensungguhnya banyak bicara tanpa dzikrullah ada dapat menjadikan kerasnya hati. Dan sejauh-jauh hamba dari Allah adalah yang hatinya keras. (HR. At Turmudzi, dan Al Baihaqi)</p>
<p>19- Senantiasa berdoa agar dimudahkan dalam menghafal AL Qur’an (QS.20;114). Setiap selesai sholat fardhu, sholat sunnah, sebelum dan sesudah membaca Al Qur’an, dan sesering mungkin. Karena tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (seizin) Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung.(QS. 75;17)</p>
<p>20- Ber’azam :sekali hafal tidak boleh lupa selamanya (seumur hidup). Jangan sampai dikemudian hari kita menjadi mantan hafidz qur’an, atau kita mengatakan : dulu saya hafal surat ini dan itu, dulu saya hafal sekian juz, dulu saya rajin muroja’ah, atau dulu hafalan Qur’an saya banyak, dsb. na’udzubillah.</p>
<p>Disarikan oleh Ustadz Arham AlHafizh</p>
<p><strong>Semoga Allah menjadikan kita sebagai &#8220;Penjaga Al-Qur&#8217;an&#8221;</strong></p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sejahtera8.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sejahtera8.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sejahtera8.wordpress.com&amp;blog=14848898&amp;post=3&amp;subd=sejahtera8&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sejahtera8.wordpress.com/2010/07/24/20-kiat-praktis-menghafal-al-qur%e2%80%99an/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e772162360def34cb1620786f07a5e4c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sejahtera8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://photos-g.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs551.snc3/30176_1292132303758_1243796489_30723080_469482_a.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
